|
|
Alamat:
Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38,
Manado
Telp: (0431) 879799
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431)
879790 (Marketing)
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Minahasa Selatan
|
04 Februari 2012
|
|
Lintas Berita
Minahasa Selatan |
Kepala SKPD Wajib jadi Contoh Disiplin PNS
Amurang, KOMENTAR
Prilaku tidak disiplin PNS yang ramai dipersoalkan
warga seharusnya tidak perlu terjadi, bila pimpinan
dapat memberikan contoh positif bagi stafnya.
“Pengawas internal soal ke-disiplinan dan kinerja di
lapis pertama ada pada ma-sing-masing kepala SKPD.
Mereka yang terlebih dulu yang menjaga dan menjadi
‘pagar’ disiplin. Tapi tentu-nya harus dibarengi
terelbih dulu dengan dibarengi memberikan contoh,”
papar Plt Asisten III James Tom-bokan.
Menyangkut tahun disiplin yang dicanangkan oleh
bu-pati, James mengatakan se-harusnya terlebih dulu
ada kesadaran di setiap personal PNS. Karena gaji
mereka diambil atau dibiayai oleh uang rakyat.
“Kalau kesa-daran ini telah tumbuh saya yakin
persoalan kedisiplinan dan juga kualitas kerja tidak
perlu diragukan. Mungkin ini terlebih dulu harus
diba-ngun, sehingga mampu menciptakan culture yang
seperti kita inginkan,” je-lasnya.
Namun dikatakannya juga tindak disiplin akan terus
dilakukan dengan mela-kukan inspeksi di
tempat-tempat yang diketahui men-jadi tempat ‘bolos’
PNS. Se-lanjutnya penerapan sanksi kepada mereka
yang keda-patan melanggar disiplin juga akan
ditegakkan sesuai aturan yang berlaku. “Hal ini
penting agar dapat menjadi contoh bagi masyarakat,”
pungkasnya.
Sementara itu BKDD Min-sel juga dalam waktu dekat
ini akan menggelar lomba antar instansi terkait
kedisiplinan serta pe-nguasaan tupoksi di kala-ngan
PNS. Program ini de-ngan tujuan meningkatkan
performa serta pelayanan prima bagi masyarakat.(vtr)
2012, tak Ada Lagi
Pemekaran Desa
Amurang, KOMENTAR
Moratorium atau peng-hentian pemekaran desa su-dah
mulai diberlakukan mulai tahun ini oleh Pemkab
Minsel. Penghentian ini dimaksudkan untuk
mengefisienkan desa-desa yang telah ada, juga
di-landasi pertimbangan ang-garan.
Kepala BPM-PD Minsel, Ollyve Lumi SSTP ketika
di-konfirmasi membenarkan hal di atas. “Sesuai surat
Men-dagri No.140/418/PMD ten-tang Moratorium
Pemekaran desa/kelurahan, bahwa tak ada lagi
pemekaran desa dan kelurahan. Artinya, tahun 2012
ini tidak ada lagi peme-karan. Otomatis beberapa
draft usulan pemekaran di-pending mengingat adanya
edaran Mendagri di atas,”’ ujar Lumi.
Ia menambahkan, untuk se-mentara jumlah desa 167,
di-tambah dengan 10 kelurahan. Total desa/kelurahan
di Min-sel di akir tahun 2011 ada 177. Ditanya
kenapa Kabupa-ten Minahasa masih melaku-kan
pemekaran desa? Lumi menjelaskan, kalaupun ada, itu
karena tahun 2011 masih sementara berproses di DPRD.
Dan DPRD Minahasa baru lakukan paripurna. “Jadi,
untuk Minsel sebagai-mana moratorium belum ada
pemekaran desa dan kelu-rahan. Bahkan, moratorium
dimaksud belum tahu kapan akan berakhir,’’ ungkap
mantan Camat Sinonsayang tersebut.(vtr)
Target lulus 100 persen
SMPN 2 Amurang
Intensifkan Belajar Tambahan
Amurang, KOMENTAR
Menghadapi Ujian Nasional 2012 SMP Negeri 2 Amurang
menargetkan capaian lulusan 100 persen. Guna
memuluskan itu, saat ini pihak sekolah serius
mengintensifkan program belajar tambahan (pengayaan)
diluar jam belajar regular selama 120 menit.
Menurut Kepsek SMPN 2 Amurang, DO Awuy, dari program
ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan siswa
menyelesaikan soal-soal ujian nantinya. “Program ini
juga ditujukan bukan hanya untuk mengejar kelulusan
100 persen, melainkan juga bisa meraih prestasi dan
bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan lainnya.
“SMP N 2 melakukan jam belajar extra selama 120
menit untuk para siswa pesrta ujian dengan harapan
mereka bisa meraih prestasi bukan hanya sekadar
lulus saja. Karena kami juga mengejar peningkatan
peringkat sekolah yang harus ditandai dengan
prestasi” ujar Awuy saat ditemui di ruang kerjanya.
Hal serupa juga dikatakan oleh Sonny Umboh salah
satu guru yang ikut memberikan materi. Dalam program
pengayaan bahwa untuk pen-capaian hasil yang
maksimal butuh dorongan dari guru yang menyajikan
materi agar para siswa tidak mengalami kejenuhan.
“Motivasi dan dorongan guru yang memberi materi
tambahan sangat penting karena kalau guru sendiri
tidak memiliki motivasi yang kuat dan trik-trik
khusus dalam mengajar, bagaimana siswa bisa
menikmati proses belajar tambahan tersebut kalau
gaya mengajarnya monoton, pasti yang ada para siswa
mengalami kejenuhan di dalam kelas,” jelasnya.(vtr)
|
|