HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Berita Mimbar dan Keagamaan

04 Februari 2012

renungan
Yang Kita Butuhkan Adalah Hikmat


SUATU kali seorang anak sedang mengikuti sebuah lomba mobil balap mainan. Hari itu suasana sungguh meriah karena itu adalah babak final dan hanya 5 orang yang masih bertahan, termasuk Tommy. Sebelum pertandingan dimulai Tommy menundukkan kepala, melipat tangan dan berkomat kamit memanjatkan doa. Per-tandingan dimulai, ternyata mo-bil balap Tommy yang pertama kali mencapai garis finish. Tentu Tommy girang sekali menjadi juara.
Saat pembagian hadiah, ke-tua panitia bertanya, “Hai jago-an, kamu pasti tadi berdoa ke-pada Tuhan agar kamu me-nang bukan?” Tommy menja-wab, “Bukan pak, rasanya tidak adil meminta pada Tuhan untuk menolong mengalahkan orang lain. Aku hanya minta pada Tuhan, supaya aku tidak me-nangis kalau aku kalah.” Se-mua hadirin terdiam mende-ngar itu. Setelah beberapa saat, terdengarlah gemuruh tepuk tangan yang memenuhi ruangan.
Permohonan Tommy ini me-rupakan doa yang luar biasa. Dia tidak meminta Tuhan me-ngabulkan semua harapannya, namun ia berdoa agar diberi-kan kekuatan untuk mengha-dapi apapun yang terjadi de-ngan batin yang teguh.
Seringkali kita berdoa pada Tuhan untuk mengabulkan setiap permintaan kita. Kita ingin Tuhan menjadikan kita nomor satu, menjadikan yang terbaik dalam setiap kesem-patan. Kita meminta agar Tu-han menghalau setiap hala-ngan dan cobaan yang ada di depan mata. Tidak salah me-mang, namun bukankah semestinya yang kita butuhkan adalah bimbingan-Nya dan hikmat untuk dapat mengerti rencana-Nya yang paling sempurna dalam hidup kita, terutama  saat kita mengalami kegagalan dan kekalahan? Seharusnya kita berdoa minta kekuatan untuk bisa menerima kehendak Tuhan yang sempur-na sebagai yang terbaik dalam hidup, sekalipun mungkin itu sangat tidak menyenangkan bagi kita.
Berdoa untuk menang itu biasa, tapi berdoa untuk dapat mengerti kehendak-Nya saat kita kalah itulah iman yang teguh! (*)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin