|
Alamat:
Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38,
Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431)
879790 (Marketing)
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita Kesehatan dan Lingkungan |
15 May 2012
|
|
Dilaksanakan
Prodi Biologi Pascasarjana Unima
Potensi Obat Tradisional akan Dikaji Secara
Ilmiah |
PENGGUNAAN obat
tradisional di Sulut, masih pasang surut tergantung
keadaan tertentu. Kondisi tersebut menyebabkan
tumbuhan yang berpotensi menyembuhkan berbagai
penyakit tidak termanfaatkan, sehingga terabaikan
bahkan dilupakan.
Upaya mengangkat kembali tumbuhan berpotensi sebagai
obat itu, Rabu (16/05) nanti di Hotel Arya Duta
Manado, Program Studi (Prodi) Biologi Pascasarjana
Universitas Negeri Manado (Unima) akan mengkajinya
dalam sebuah temu ilmiah yang memilih tema
Modernisasi Obat Tradisional Antara Harapan dan
Kenyataan.
Sejumlah narasumber yang pakar di bidang obat
tradisional seperti diungkapkan Ketua Panitia Dr
Jefry J Mamangkey MS bersama Sekretaris Dr Herry
Sumampouw MPd, akan hadir pada temu ilmiah tersebut.
“Narasumbernya ada Prof Dr Agik Suprayogi dengan
materi Kisah Sukses Pengembangan PenelitianObat
Tradisional Menuju Paten dan Industri. Kemudian ada
Dr Hera Maheswari dengan Potensi Tantangan dan
Harapan Pengembangan Obat Tradisional di Indonesia.
Ada juga Dr Nastiti Kusumorini dengan Strategi
Pengembangan Penelitian Obat Tradisional dan Dr Umi
Cahyaningsih dengan Kisah Sukses Pengembangan Obat
Herbal untuk Penyakit Infeksi,” jelas Mamangkey,
Senin (14/05).
Informasi tersebut, menurutnya, sekaligus bersifat
undangan yang ditujukan kepada simpatisan yang
peduli dengan obat tradisional, termasuk mahasiswa
biologi dan farmasi. “Jadi ini sekaligus undangan
dan merupakan bagian dari program kerja Prodi
Biologi Pascasarjana Unima untuk semester genap
tahun akademik 2011/2012,” ujarnya seraya
menambahkan bahwa untuk memantapkan ilmu tentang
tumbuhan secara luas, bisa ditempuh melalui jalur
akademik di Prodi Pascasarjana Unima yang memiliki
empat pilihan konsentrasi.
“Jadi di sini ada konsentrasi Pendidikan IPA,
Pendidikan Biologi, lalu ilmu biologi dan ilmu
bioorganik,” terangnya.(dds) |
|