|
Alamat:
Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38,
Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431)
879790 (Marketing)
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Otonomi dan Suksesi |
24 Oktober 2011
|
|
Dilengser tapi
popularitas malah naik
Pencitraan Fadel Diprediksi Mengarah ke
Pilpres 2014 |
POPULARITAS Fadel
Muhammad justru naik drastis, pasca lengsernya ia
dari posisi Menteri Kelautan dan Perikanan. Padahal
di satu sisi, ada yang menyebut ia telah dizolimi.
Betapa tidak, terpentalnya Fadel dari RI 27 (mobil
dinas Menteri KP, red) tanpa job baru sebagai
pengganti, me-mancing hampir semua media di tanah
air membahas figur mantan Gubernur Propinsi
Gorontalo ini. Apalagi kabar-nya ia diganti secara
tiba-tiba tanpa pemberitahuan. Sudah begitu, Fadel
tak boleh lagi kembali menempati kursi Gu-bernur
Gorontalo, meskipun ia dudukung oleh 82 persen
pemilih pada Pilgub lima ta-hun silam.
“Saya melihat ini adalah se-buah pencitraan luar
biasa terhadap figur Fadel Muham-mad. Walaupun ada
yang me-nyebut dia dizolimi, tapi ke-untungan atas
pencitraan itu justru lebih besar,” tutur MS
Landjar, mengawali analisa-nya dalam perbincangan
dengan Komentar, Minggu (23/10).
Landjar yang dikenal suka menganalisa persoalan
politik tingkat nasional, mengaku sempat berpikiran
kalau ini juga dapat dianggap sebagai sebuah
strategi jitu dalam mempersiapkan Fadel sebagai
calon Presiden 2014 mendatang.
“Analiasa saya, di Pilpres 2014 mendatang akan
mun-cul tiga kekuatan besar yang saya sebut poros.
Poros perta-ma adalah koalisi Partai De-mokrat-PAN
cs. Berikut poros Golkar dan PKS dan kemung-kinan
juga Hanura bisa bergabung, serta terakir poros
PDIP-Gerindra cs,” papar pria yang dikenal sebagai
Ketua LSM Surya Madani ini.
Nah, jika melihat kondisi politik pasca reshuffle
menteri baru-baru ini, nilai dia, tampaknya Golkar
dan PKS memiliki kesamaan. Karena menteri mereka
sama-sama terlengserkan, meski Golkar ada
penggantinya. “Sehingga bisa jadi Poros Golkar-PKS
sedang menyiapkan Fadel sebagai Capres 2014
menda-tang. Yang dikhawatirkan, poros ini menyatu
dnegan poros ketiga (PDIP-Gerindra cs) lalu
mengusung satu paket calon. Contohnya Fadel dan
politisi PDIP, atau kemungki-nan juga pasangan Fadel
dan Prabowo Subianto. Dan ini adalah kekuatan yang
sulit tertandingi,” kunci Landjar yang juga adalah
salah satu bakal calon Walikota Kotamo-bagu.(sub) |
|