|
|
Alamat:
Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38,
Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431)
879790 (Marketing)
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Opini Redaksi dan Pembaca |
03 Februari 2012
|
|
Commentaren
Pusat Jangan Arogansi |
UPAYA yang selama ini dilakukan pemerintah propinsi
lewat ber-bagai kegiatan, baik yang berskala
nasional maupun internasional, pada dasarnya
merupakan hal yang sangat positif, baik untuk
da-erah ini, maupun Indonesia secara keseluruhan.
Dan apa yang di-lakukan selama ini, tidak ada yang
sifatnya untuk kepentingan Sulut sendiri, tetapi
lebih pada kepentingan umum.
Sehingga upaya-upaya yang sementara dilakukan
pemerintah propinsi tersebut, harusnya mendapat
dukungan semua pihak, uta-manya warga masyarakat.
Dan memang hal itu telah berjalan baik selama ini.
Walaupun terkadang pemerintah kabupaten/kota sering
kurang tanggap, tetapi pada umumnya mereka juga
tetap dalam satu kesatuan langkah dengan pemerintah
propinsi.
Demikian halnya ketika pemerintah propinsi bersama
pemerintah Amerika Serikat menjalin hubungan
kerjasama untuk menjamin keamanan di wilayah ini,
itu bukan karena kepentingan Sulut se-mata. Daerah
Nyiur Melambai ini diketahui merupakan daerah yang
berbatasan langsung dengan negara-negara tetangga,
utamanya Filipina. Sehingga memang sangat rawan
terhadap terjadinya ge-sekan-gesekan. Kalau kemudian
ada upaya pemerintah menjalin kerjasama untuk
pengamanan di wilayah yang dianggap rawan terse-but,
apa salah. Ataukah barangkali nanti setelah sebagian
wilayah ini kembali dicaplok oleh negara lain, baru
buru-buru para politisi Senayan memanfaatkannya
untuk mencari muka kepada mas-yarakat lewat
pernyataan-pernyataan provokatifnya. Karena itu
ba-rangkali Ketua Komisi I DPR RI, tidak perlu
terlalu berlebihan melihat apa yang dilakukan
pemerintah propinsi Sulut selama ini. Toh, Sulut ini
tetap merupakan bagian yang terintegrasi dengan
negara Re-publik Indonesia. Tidak ada yang perlu
ditakutkan.
Jika sekadar mengingatkan koridor yang ada, mungkin
tidak masalah, tetapi kalau sudah menjurus kepada
upaya pemanggilan Kedutaan Besar Amerika di Jakarta,
barangkali sudah berlebihan. Jangan sampai Ketua
Komisi I ini sudah mau lagi memanfaatkan peluang ini
untuk kepentingan lain. Ini harus diwaspadai.
Pastinya warga Sulut sangat mengharapkan pemerintah
pusat tidak akan gegabah mengambil langkah konyol
yang menjurus kepada perilaku arogansi pusat ke
daerah. Tetapi akan ada upaya positif yang dilakukan
untuk tetap memberikan rasa nyaman bagi pemerintah
daerah dalam mengembangkan po-tensinya, termasuk
kemampuan melobi ke negara lain.
Yang barangkali harus diperhatikan oleh semua pihak
adalah terkait dengan koordinasi pusat daerah. Dan
kami sangat yakin bahwa pe-merintah propinsi Sulut
tidak akan seenaknya mengambil langkah strategis
tanpa sepengetahuan dan seizin pemerintah pusat.(*)
cuplikan
Mendagri Gamawan Fauzi, Soal Tokoh Agama Papua yang
Menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
“Presiden menyambut baik, meminta kepada semua pihak
yang dipimpin oleh wapres untuk terus mendialogkan
kemajuan Papua. Kita wujudkan Papua damai sekaligus
bagaimana menyejah-terakan masyarakat Papua,”
klik
Manado Kota Tersulit Dapatkan Izin Usaha
Sistem birokrasi di pemkot perlu dibenahi!
SBY: Perusahaan Harus Tingkatkan Upah Pekerja
Warning buat para pemilik dan pemimpin perusahaan di
Indonesia! |
|