|
|
Alamat:
Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38,
Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431)
879790 (Marketing)
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa
|
04 Februari 2012
|
|
Pantouw: Perlu
ada pembinaan karakter pelajar
Tiga Siswa SMK II Tondano Mengamuk di Sekolah
|
Tondano, KOMENTAR
Aksi pemangkasan rambut terhadap sejumlah siswa SMK
Negeri II Tondano yang dilakukan salah satu ok-num
guru di sekolah tersebut, berujung petaka.
Pasal-nya, diduga karena kesal dengan aksi ini, tiga
siswa menyerang dan merusak bangunan sekolah mereka.
Peristiwa ini terjadi Jumat (04/02) sekitar sekitar
pukul 10.00 WITA kemarin.
Informasi yang dirangkum menyebut, tiga siswa SMK
ini menyerang sekolah de-ngan menggunakan parang,
batu dan botol. Akibat aksi tersebut, tiga kaca di
ruang kelas Pariwisata dan Seker-taris, hancur
berantakan. “Dorang ada tiga orang yang datang
menyerang sekolah karena sakit hati rambut di-potong
oleh salah satu guru. Ada yang bawa parang, ada juga
yang bawa batu dan bo-tol. Karena takut, torang
ha-nya bisa sembunyi,” tutur se-orang siswa yang
enggan na-manya dikorankan.
Hanya beberapa saat ber-selang, sejumlah petugas
ke-polisian langsung turun ke lokasi peristiwa,
setelah di-hubungi pihak sekolah. Na-mun tiga siswa
yang mela-kukan aksi pengrusakan berhasil meloloskan
diri. Untung saja aksi ini tidak menelan korban
jiwa, meski-pun dilaporkan ada seorang siswa yang
terkena lemparan batu.
Kapolsek Tondano, AKP Hans Rumagit, ketika
dikon-firmasi melalui piket jaga, membenarkan adanya
ke-jadian tersebut. Menurut sa-lah satu petugas
piket Polsek Tondano, Bripka Edmon Ka-nine, sampai
saat ini me-mang belum ada laporan ter-tulis yang
masuk di Polsek Tondano. Namun demikian, pihaknya,
pagi kemarin, di-hubungi pihak sekolah da-lam hal
bantuan pengama-nan. “Pihak sekolah memang sudah
menghubungi kami melalui telepon, Dan kami sudah
turun ke lokasi keja-dian. Tetapi ketiga tersangka
ini langsung melarikan diri,” jelas Kanine sembari.
Ditambahkan, Polsek Ton-dano hingga kini masih
me-nunggu laporan tertulis dari Pihak Sekolah.
“Identitas pe-laku saat ini sudah kami kantongi.
Kami sementara ini menunggu laporan ter-tulis dari
pihak sekolah,” pungkasnya.
KARAKTER
Pada bagian lain, aksi onar sejumlah siswa SMK II
Ton-dano tersebut langsung me-nuai sorotan tajam
dari ka-langan pemerhati dunia pen-didikan di
Kabupaten Mina-hasa, Herry pantouw SPd. Menurutnya,
hal ini perlu di-usut oleh pihak berwajib agar
mereka sadar akan penting-nya sekolah. “Kalau
didiam-kan, mereka akan melaku-kan hal-hal yang
lebih gila,” tutur Pantouw.
Dia pun berharap, Dinas Pendidikan Pemuda dan
Olahraga (Dikpora) untuk bisa melakukan sosialisasi
dan pembinaan mengenai karakter siswa. “Karena saat
ini, karakter siswa di Mina-hasa sudah mulai
menurun. Sudah sangat beda dengan kami beberapa
waktu lalu, sangat menghormati guru yang selalu
mendidik kami,” tandasnya.(bly) |
|