|
|
Alamat:
Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38,
Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431)
879790 (Marketing)
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Kota Manado dan Sekitarnya
|
04 Februari 2012
|
Jalan Perumahan Puri Malalayang I Memiriskan
Manado, KOMENTAR
Akses jalan menuju Perumahan Puri Malalayang I
kondisinya memiriskan. Imbasnya, kondisi jalan
sepanjang kurang lebih dua kilometer yang rusak
parah tersebut sangat dikeluhkan masyarakat sekitar.
Sejumlah masyarakat bahkan mengklaim jalan tersebut
seperti kolam kering di mana terdapat lubang-lubang
cukup besar. Sedangkan jalan menuju Gereja GMIM Air
Terang sering menyebabkan warga terjatuh dari motor.
Elen Rumengan Warga Lingkungan VI, kepada wartawan
mengakui hal itu. “Memang benar kondisinya seperti
itu. Kalau untuk di jalan menuju gereja sering
terjadi kecelakaan, apalagi jika yang lewat sepeda
motor, harus hati-hati. Jalan ini juga hampir setiap
ada acara di gereja dilalui oleh gubernur dan para
pejabat namun sampai sekarang belum ada tanda-tanda
akan segera diperbaiki,” ungkapnya. Sementara Lurah
Malalayang I Timur John Sampul SSos mengatakan,
selama dirinya masih menjabat sebagai lurah di
wilayah tersebut, perbaikan dan pembangunan kedua
jalan tersebut akan terus diperjuangkan. Namun, saat
ini masih ada sedikit kendala dari pihak warga, yang
belum memberikan persetujuan untuk mengizinkan
sebagian lahannya masuk proyek pembangunan jalan itu
sendiri.
“Pemerintah akan terus berupaya dan akan bekerja
sama dengan tokoh-tokoh masyarakat serta lembaga
masyarakat untuk mewu-judkan keinginan warga
memiliki jalan yang layak,” jelasnya.(nav)
Penjagaan di Perbatasan Harus Lebih Diperkuat
MASALAH perbatasan dan illegal fishing di Sulawesi
Utara harus menjadi perhatian pemerintah kota.
Apalagi kawasan perbatasan akan menjadi pintu
gerbang pasifik, maka di setiap perbatasan sebaiknya
lebih memperketat penjagaan di perbatasan yang ada
di Sulut.
Frans Liwutang salah satu Alumni Ikatan APDN
mengatakan, melihat di Sulut ini ada sekitar 200
pulau yang dikelilingi dengan daerah konflik. Maka
penjagaan yang ada di perbatasan perbatasan, harus
dijaga seketat mungkin.
“Jangan daerah kita ini dijadikan tempat transit
teroris dan tempat barter senjata,” ujarnya.
Lain pula yang dikatakan David Joroh, yang juga
mantan alumni APDN. Menurutnya, perbatasan banyak
kapal-kapal asing yang me-lakukan penangkapan ikan
yang sudah memasuki wila-yah hukum Indonesia,
khu-susnya Sulawesi Utara.
“Jangan sampai terjadi konflik dengan negara
te-tangga seperti Filipina, bah-kan ada baiknya jika
di-bangun kerja sama soal peri-kanan,” katanya.(nav)
Kecamatan Wenang
Siap Berantas Judi
Manado, KOMENTAR
Untuk hal-hal yang berlawanan dengan hukum seperti
praktek perjudian, pemerintah dengan sangat tegas
telah menyatakan sikapnya. Dalam sikap tersebut
dinyatakan bahwa pemerintah tidak akan pernah
memberikan izin terhadap pihak-pihak yang bakal
memasukkan kegiatan yang justru hanya meresahkan
warga lainnya. Wilayah Kecamatan Wenang khususnya
Kelurahan Pinaesaan dan sebagian Kelurahan Calaca
jika dilihat dari prospek ke depan memang cukup
memungkinkan dibukanya rumah judi, dikarenakan
letaknya yang ada di pusat Kota Manado. Namun demi
menjaga stabilitas kehidupan warga yang masih kental
dengan semangat religiusnya, maka Pemkot Manado
telah memberikan petunjuk kepada se-luruh jajarannya
untuk tidak memberikan izin kepada siapa
saja yang ingin membuka usaha yang ujung-ujungnya
adalah judi. Hal ini dikatakan Camat Wenang Danny
Kumajas SSos, kemarin (03/02).
“Jadi sudah jelas bahwa pemerintah tidak akan
membuka pintu untuk hal-hal yang berbau judi. Ini
demi untuk mensukseskan program pemerintah yang
sudah merencanakan agar Manado menjadi tempat yang
menyenangkan bagi semua orang yang datang
berkunjung,” ungkap Kumajas.
Selain pernyataan sikap tersebut, Kelurahan
Pinaesaan saat ini sedang mempersiapkan serangkaian
program untuk menciptakan suasana baru di pusat
kota. Sejumlah lokasi yang masuk dalam perencanaan
yaitu Jalan Roda (Jarod) dan Shopping Center,
menurut rencana akan dilakukan penataan kembali agar
terlihat lebih baik dari sekarang.
“Semua perencanaan tersebut maupun hal lain yang
berhubungan dengan itu saat masih sedang dikaji
terutama dari segi kebutuhan anggaran. Jika sudah
siap semuanya, pasti pe-merintah akan segera
me-nindaklanjutinya,” kata Lurah Pinaesaan Aprine
Siwi SSTP.(nav)
Warga Diminta Waspada Terhadap Pencurian
Manado, KOMENTAR
Seiring dengan meningkatnya aksi pencurian di Kota
Manado, warga diminta untuk waspada dengan aksi-aksi
tersebut. Kapolresta Manado Kombes Polisi Drs Amran
Ampulembang MSi, melalui Kasubag Humas Polresta
Manado AKP Desy Hamang menyampaikan agar warga yang
ada untuk berhati-hati dan peka terhadap orang yang
baru dikenal.
“Untuk itu, kepala lingkungan segera mengaktifkan
pos
kamling yang ada, mengingat pencurian dan tindak
kriminal lainnya sedang meningkat,” tukas Hamang.
Bagi warga pendatang baru, lanjut Hamang, sekiranya
langsung didata oleh pemerintah setempat. Jika ada
orang yang dicurigai, dimintakan agar langsung
dilaporkan ke pihak kepolisian.
“Keamanan di lingkungan sekitar sebenarnya yang
menjaga adalah masyarakat sendiri bukannya orang
lain. Pihak kepolisian juga akan meningkatkan
patroli dalam menjaga keamanan,” terangnya.
Pemerintah yang ada baik dari kecamatan, kelurahan
serta lingkungan sebaiknya terus meningkatkan
kewaspadaan dan memeriksa tempat tempat kos, agar
penghuni yang ada dapat diketahui dengan jelas,
begitu juga dengan hotel-hotel kecil yang ada agar
tetap diawasi.(nav)
|
|