HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 

NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Berita Hukum dan Kriminal

04 Februari 2012

KRIMINALITAS


Polda Perkuat Bukti Dugaan Peyimpangan Lelang Proyek Minut
Manado, KOMENTAR
Dugaan penyimpangan lelang proyek di Minahasa Utara tahun 2011, yang ditengarai terjadi penyalahgunaan wewe-nang tender oleh Dinas PU, terus diseriusi Polda Sulut.

Diungkapkan Kabid Hu-mas Polda Sulut, AKBP Den-ny Adare, pihaknya terus mengembangkan kasus ter-sebut, dan sekarang ini penyidik sedang intensif me-ngusut kasus yang diambil alih dari Polres Minut ter-sebut. “Sedang kami dikem-bangkan. Ada beberapa sak-si yang sudah diperiksa,” ungkapnya.
Ia menambahkan, penyidik juga akan memanggil bebe-rapa saksi kunci untuk memperjelas dan memper-kuat bukti guna kepentingan pengembangan. “Penyidik sedang memperkuat bukti dugaan penyimpangan itu,” jelasnya.
Menurut pelapor Novri Do-tulong, sebelum diambil alih Polda Sulut, kasus tersebut sudah di BAP sejak Mei 2011, akhir tahun 2011 Polda me-lakukan BAP dan sudah me-menuhi yang cukup berdasar-kan pasal 184 ayat 1 KUHAP. “Surat berita acara dan pene-tapan pemenang serta kete-rangan saksi dari panitia yang mengaku diintervensi oleh atasan,” ujar Novri.
Lanjutnya, perkara ini su-dah digugat secara perdata terhadap Bupati Minut dan kawan-kawan dengan per-kara nomor 06/Pdt.G/PN. AMD tanggal 24 januari 2012. “di Pengadilan Negeri Airma-didi dengan tuntutan materil Rp 115 juta dan imateril Rp 8,35 Miliar. Sidang awal di-jadwalkan tanggal 9 Februari nanti,” sebutnya.(lan)


Kepergok ‘Mainkan’ Istri Orang, Anggota Brimob Dipolisikan
EDWIN Andries, (33), warga Kelurahan Dendengan Dalam, Lingkungan V, Kecamatan Tikala, terpaksa menempuh jalur hukum karena rumah tangga yang dijalani hancur akibat dugaan perselingkuhan istrinya, SM alias Stince (30an), dengan terlapor oknum anggota Brimob Polda Sulut berpangkat Bripka berinisial OD.

Cerita syur itu berawal pada 16 Oktober 2011, sekitar pukul 22.00 Wita, di rumah pelapor. Malam itu, OD bertandang ke rumah pelapor dengan alasan akan mengunjungi saudara-nya yang tinggal di lingkungan tersebut. OD kemudian me-minta kepada pelapor untuk menginap dengan alasan ha-nya ingin beristirahat sebentar. Permintaan itu diiyakan pela-por dan mengantar ke kamar adiknya di lantai atas.
Sementara itu istri pelapor, saat itu tengah dalam kamar dan sedang menyusui anak. Istri pelapor lalu meminta izin hendak ke kamar yang ditem-pati OD, guna merapikan ka-mar tersebut.
Betapa kegetnya pelapor, saat ia mengecek kamar yang ditempat OD, ia mendapati istrinya sedang bercumbu mesra dengan OD. Tak terima dengan perlakuan itu, 9 Ja-nuari 2012 lalu, Andries pun melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).
Kapolda Sulut Brigjen Pol Drs Carlo Brix Tewu, melalui Kabid Humas AKBP Denny Adare STh, ketika dikonfirmasi membenarkan laporan terse-but. Kata Adare, setiap ang-gota Polri yang melakukan tin-dak kriminal dalam bentuk apapun akan ditindak tegas sesuai dengan aturan hukum yang ada. Bahkan dikatakan-nya, laporan perselingkuhan ini tidak didiamkan dan se-mentara diproses pihaknya.
“Kasus ini sementara dipro-ses Subdit Jatanras unit PPA. Hari senin pekan depan, pe-nyidik bersama dengan Pro-vos akan mengunjungi rumah pelapor. Karena surat perintah penyelidikan sudah dibuat,” ungkap Adare.(lan)



Tarkam Dumoga, Polda Imbau Junjung Stabilitas
Manado, KOMENTAR
Buntut perkelahian antar kam-pung (tarkam) yang pecah di Kecamatan Dumoga Barat, Bo-laang Mongodow, Selasa (31 Januari) lalu, membuat Polda Sulut mengimbau kepada se-luruh masyarakat yang berti-kai agar menahan diri. Tu-juannya guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan dalam kehidupan bermasyara-kat, serta mencitakan stabili-tas keamanan yang kondusif.
Sebagaimana dikatakan Ka-polda Sulut Brigjen Pol Carlo Tewu, melalui Kabid Humas AKBP Denny Adare, kepada wartawan, kemarin (03/02), warga yang bertikai diharap-kan menahan diri yang tidak mengulangi tindakan merugi-kan tersebut. “Sangat disa-yangkan keamanan yang kon-dusif harus rusak dengan peri-laku yang merugikan. Diminta seluruh masyarakat mena-han diri dan menjunjung stabi-litas keamanan,” imbau Adare.
Seluruh elemen masyarakat juga patut berperan aktif un-tuk mencari jalan keluar yang terbaik demi tujuan perdamai-an. Sebab kehidupan berma-syarakat yang nyaman harus menjadi nomor satu ketim-bang adanya pertikaian. “To-koh agama, kepala desa dan elemen masyarakat harus ber-peran,” kata Adare seraya menambahkan, aparat Kepoli-sian melakukan penyelidikan terkait perkelahian antar kam-pung yang berbuntut pada pengerusakan itu.
KUMPULKAN BUKTI
Sementara itu, Polres Bo-laang Mongondow, hingga kini masih terus melakukan penye-lidikan perkelahian antar kam-pung tersebut. Dihubungi Ju-mat (03/01) kemarin, Kapolres Bolmong AKBP Enggar Broto Seno SIK, mengaku telah me-lakukan penyelidikan dan te-rus mengumpulkan data-data terkait kejadian tersebut. “Kon-disi sudah normal, namun te-tap dilaksanakan penjagaan dari pihak TNI dan Polri,” jelas Enggar. Bahkan, saat ini Polres Bolmong telah mengumpulkan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam (Sajam), seperti tombak yang kini berada di Mako Polres,” ucapnya.
Ditanya berapa warga yang sudah dimintakan keterangan terkait kejadian tersebut, Enggar belum memberikan komentar lebih. “Sedang pengumpulan data-data,” singkatnya.
Di lain pihak, Camat Dumo-ga Barat, Safrudin Mashanafi SSos mengatakan, pihaknya terus mengkampanyekan per-damaian di wilayah Dumoga Barat, terlebih kepada masya-rakat yang bertikai. “Warga yang bertikai dan wilayah di Dumoga Barat diminta untuk menahan diri sambil menyeru-kan pesan perdamaian kepada masyarakat,” aku Safrudin. “Memang kalau siang hari kondusif tetapi di malam hari pemerintah daerah bersama TNI/Polri tetap waspada sam-bil menyerukan kepada ma-syarakat jangan terprovokasi,” tambah Asisten I Lutfi Lim-banadi SH didampingi Kaban Kesbangpol Drs Sudirli Moko-ginta.
Diketahui, desa yang berti-kai yakni Ibolian Induk dan Desa Tonom. Akibatnya, em-pat rumah warga di Tataaran, Ibolian 1 yang berada tepat di tengah-tengah Desa Ibolian Induk dan Tonom hangus terbakar. Empat rumah ter-sebut milik keluarga Astria Paundu-Linu, Polii-Usman, Polii-Makaliwe dan Wisang-Erungan. Berdasarkan In-formasi, perkelahian itu dipicu salah paham antar pemuda yang berawal dari pelemparan kendaraan roda dua.(lan/ktr-2)



Polres Manado Musnahkan 5,55 Gram Shabu
Manado, KOMENTAR
Polresta Manado, Jumat (03/02) kemarin, memusnahkan barang bukti Narkoba jenis shabu-shabu. Sedikitnya 5,55 gram shabu hasil penangka-pan bulan desember 2011 lalu, dimusnahkan petugas dihala-man Mapolresta Manado.
Dikatakan Kapolresta Mana-do, melalui Kasat Narkoba Kompol Agus Pelealu, barang bukti tersebut merupakan ha-sil tangkapan terhadap ter-sangka perempuan SH alias Hermanus. Saat penangka-pan, di Jalan Taas, Kecamatan Tikala, dari tangan tersangka didapati 19 paket shabu deng-an berat 5,55 gram. “Ini hasil tangkapan Desember lalu,” te-rangnya.
Ia menambahkan, pemusna-han barang bukti ini merupa-kan jawaban atas proses hu-kum yang harus dipenuhi. Pa-salnya menurut Pelealu, berita acara pemusnahan ini akan diserahkan ke JPU sebagai ke-lengkapan berkas perkara un-tuk memenuhi P 19 dan pe-tunjuk P 18 dari Kejaksaan Ne-geri Manado. “Jawaban proses hukum harus dipenuhi deng-an melaksanakan pemusna-han. Nantinya berita acara pe-musnahan akan diserahkan ke JPU guna memenuhi stan-dar hukum yang diminta Ke-jari Manado,” pungkasnya.(lan)



Sejumlah Polsek Segera Miliki Kendaraan Operasional Baru
Manado, KOMENTAR
Guna meningkatkan kinerja dan operasional Kepolisian, Polda Sulut segera menyalurkan kendaraan operasional kepada sejumlah Polsek. Hanya saja, tidak semua Polsek yang akan menerima ken-daraan baru, namun hanya beberapa saja yang mendesak di-berikan kendaraan.
Dikatakan Kapolda Sulut, melalui Kabid Humas AKBP Denny Adare, sekitar 5 Polsek yang diberikan mobil baru. Ini berdasarkan data di mana ada beberapa Polsek yang sangat membuntuhkan. “Dari data, ada Polsek yang mendesak memiliki kendaraan ope-rasional. Karena kendaraan yang dimiliki sekarang ini sudah ber-kondisi memprihatinkan,” ujar Adare.
Bantuan mobil operasinal ini menurut juru bicara Polda, tak lain untuk meningkatkan kinerja, operasional sehari-hari dan menunjang pelayanan kepada masyarakat. “Pelayanan masyarakat harus dinomorsatukan, sehingga bantuan kendaraan segera diserahkan,” tukasnya.(lan)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin