HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Headline News

04 Februari 2012

Proyek pertambangan nikel di Manado
Prancis Mohon Support dan Izin Pemprop Sulut

 

Manado, KOMENTAR
Jumat (03/02) kemarin, Wakil Gubernur (Wagub), Dr Djouhari Kansil MPd, menerima kunjungan Wakil Walikota Havre
Prancis, Benoit. Diketahui, kunjungan Benoit tersebut semata-mata ingin bersi-laturahmi dengan Pemprop Sulut sekaligus memper-kenalkan Presiden Director PT Weda Bay Nickel, Alain Giraud selaku investor peru-sahaan nikel terbesar di Prancis, yang saat ini sedang mengerjakan mega proyek tambang di Indonesia yakni Papua dan Halmahera.
Menariknya, pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Wagub, Benoit dan Giraud mengaku bahwa, proyek yang dikerjakan peru-sahaan mereka di Halma-hera, selain menggunakan tenaga kerja asing dan lokal, turut juga ada tenaga kerja (naker) asal Sulut.
Giraud pun memuji kera-mahan penduduk dan ke-amanan di daerah Nyiur Melambai ini. “Posisi Sulut sangat strategis, begitu juga dengan keramahan pendu-duk dan keamanan membuat sejumlah keluarga pekerja asal Prancis, Australia dan Je-pang memilih untuk bermu-kim di Manado,’’ ucapnya.
Sementara itu, baik Benoit maupun Giraud memohon support sekaligus izin Pem-prop Sulut berkaitan dengan pusat operasional dari proyek Halmahera terletak di Ma-nado.
Giraud juga mengaku su-dah memberikan beasiswa ke-pada sejumlah mahasiswa Sulut, bekerja sama dengan beberapa universitas yang ada di Sulut.
Menyambut hal tersebut, Kansil mengaku menerima baik karena pada prinsipnya investasi perusahaan Prancis tersebut juga memanfaatkan tenaga kerja Sulut. “Dengan kata lain, telah menambah lapangan pekerjaan untuk pekerja Sulut. Begitu pula dengan pemberian beasiswa kepada mahasiswa Sulut. Terima kasih atas perha-tiannya,” tukasnya.
Menurut informasi yang diterima, perusahaan per-tambangan nikel dari Prancis berencana investasi sebesar US$6 miliar pada Koridor V Ekonomi mencakup Papua, Maluku dan Maluku Utara. Investasi pada proyek per-tambangan diproyeksikan memproduksi 65 ribu ton ni-kel per tahun.
Investasi perusahaan Pran-cis tersebut turut mendu-kung Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).
Sebelumnya, pemerintah memperkirakan kebutuhan investasi untuk membangun enam koridor ekonomi hingga 2014 mendatang mencapai Rp 3.348 triliun. Ada pun, enam koridor ekonomi yang dimaksud, yakni Sumatera dengan kebutuhan anggaran Rp 546 triliun atau 16 persen dari total anggaran yang di-butuhkan. Selanjutnya kori-dor Jawa sebesar Rp 1.079 triliun (32 persen), Kaliman-tan sebesar Rp 704 triliun (21 persen). Kemudian koridor Sulawesi dan Maluku Utara sebesar Rp 295 triliun (9 persen), Bali dan Nusa Teng-gara Rp 122 triliun (4 persen), serta Papua dan Maluku Rp 602 triliun (18 persen).
Dari total investasi enam koridor ekonomi yang sejum-lah Rp 3.348 triliun tersebut, sebanyak Rp 1.550 triliun dialokasikan untuk investasi infrastruktur (jalan, infra-struktur pelabuhan, power dan energi, bandara, rel ke-reta, utilisasi air, telematika dan infrastruktur lainnya.
Nah, setiap koridor memiliki sasaran pengembangan eko-nomi. Fokus koridor Suma-tera adalah kelapa sawit, ka-ret, batubara, besi baja, dan Jembatan Selat Sunda untuk menghubungkan pulau Jawa dan Sumatera. Selanjutnya, koridor Jawa meliputi pe-ngembangan industri manu-faktur, tekstil, permesinan, transportasi dan perkapalan. Kemudian, telematika, alat utama sistem senjata, serta metropolitan priority area Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, dan Bekasi. Sasaran pengembangan koridor Kali-mantan meliputi kelapa sa-wit, batubara, alumina, bau-ksit, migas, perkayuan dan besi baja. Sedangkan koridor Sulawesi adalah sektor perta-nian pangan, kakao, perika-nan, nikel, dan migas. Kemu-dian, koridor Bali dan Nusa Tenggara fokus utamanya adalah pariwisata, peterna-kan, dan perikananan. Kori-dor Papua dan kepulauan Ma-luku sasaran utamanya ada-lah pengembangan food esta-te, tembaga, peternakan, mi-gas, nikel dan energi.(sob/*)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin