HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Headline News

04 Februari 2012

Angie curhat di twitter, pernah bintangi iklan antikorupsi
“Cukuplah Allah SWT yang Menjadi
Wakilku Menghadapi Kezaliman Ini”


ANGELINA Sondakh men-curahkan isi hatinya lewat twitter. Menyusul peneta-pan tersangka dirinya da-lam kasus Wisma Atlet, dia menegaskan siap meng-hadapi segala tuduhan.
“Sebagai WNI yang taat sa-ya siap bekerja sama melu-ruskan yang sebenarnya. Ini bukan akhir dari segalanya, ini adalah awal pembuka se-mua,” kata politikus Demo-krat yang akrab disapa An-gie ini lewat akun @sondakhangelina, Jumat (03/02) kemarin.
Angelina yang kini tengah dekat dengan seorang per-wira polisi ini mengaku, pe-netapan tersangka itu bukan akhir segalanya tapi baru sebuah awal.
“This is not the end, its just the beginning. Politics never fair play. Cukuplah Allah SWT yang menjadi wakilku dalam menghadapi kezali-man ini,” jelas Angie yang masih memasang foto ber-sama almarhum suaminya Adjie Massaid.
Seperti pernyataannya yang lalu, Angie juga me-nyampaikan bahwa dia ti-dak pernah menerima uang terkait kasus wisma atlet. “Berbicara saja soal wisma atlet tidak pernah, apalagi meminta dan menerima! Sak-ti juga permainan itu untuk mengorbankanku,” tulis Angie.
Sahabat Angie, Kahfi Sire-gar mengakui akun twitter itu memang milik Angie. Kahfie pun mempersilakan siapa saja untuk mengutip tweet Angie itu.
IKLAN
Sementara itu, status ter-sangka Angie menjadi ba-han pergunjingan. Pasal-nya, yang bersangkutan pernah membintangi iklan antikorupsi.
“Tutup telinga dan kata-kan...Tidak!” Begitu salah satu petikan Angelina Son-dakh dalam iklan antiko-rupsi Partai Demokrat. An-gie yang mengenakan dress biru itu pun mengacungkan jempol ke bawah untuk para koruptor.
Iklan antikorupsi ini pun seolah luntur dengan dite-tapkannya Angie sebagai tersangka dugaan suap wisma atlet. Iklan ini pernah menjadi media kampanye PD pada pemilu 2009 lalu.
Nah, iklan dengan durasi 30 detik ini pun kembali me-mancing memori publik. Iklan itu kontras dengan kondisi Angie yang kini menjadi tersangka korupsi.
Iklan Angie ini masih bisa diakses di Youtube. Bukan hanya itu saja, iklan Angie ini kembali dimunculkan dalam pemberitaan salah satu stasiun televisi swasta, Jumat (03/02) kemarin.
Selain Angie, dalam iklan itu ada juga Sekjen PD Edhie Baskoro Yudhoyono dan politikus PD Tere. Di iklan itu juga muncul Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang juga menyerukan hal yang sama, “Tidak,” kata Anas sambil mengacungkan ta-ngan.
Nama Anas juga banyak di-kait-kaitkan dengan kasus wisma atlet. Anas berkali-kali sudah membantah dan menegaskan bahwa tudi-ngan Anas itu fitnah.
Di sisi lain, menanggapi penetapan status tersangka, Angie- panggilan akrab An-gelina, mengungkapkan pendapatnya ke Kahfie Sire-gar, pengurus Divisi Komu-nikasi Publik DPP Partai Demokrat. Kata Angie se-perti dikutip Kahfie, “Bahwa jelas-jelas ini diskenario-kan. Rosa (Mindo Rosalina Manulang) biar berkata ju-jur bahwa dia selama ini tidak pernah bicara Wisma Atlet kepada saya.”
Kepada Kahfie, Angie juga menyatakan keyakinannya KPK bisa merunut semua keterangan Mindo Rosalina Manulang yang penuh keti-dakkonsistenan. “Ini sung-guh skenario yang maha-dahsyat untuk mengor-bankan saya,” kata Kahfie menirukan ucapan Angie.
Angie mengaku tidak habis pikir atas keputusan KPK tersebut karena selama ini merasa sudah bersikap ko-operatif. Dia juga tidak berniat melarikan diri. “Se-mua akan saya hadapi. Sebetulnya saya ingin um-rah bersama anak-anak bu-lan Maret nanti, tapi tam-paknya harus ditunda dulu,” kata Angie. “Saya sekarang sedang kurang enak badan dan sudah dilaporkan ke fraksi bahwa lima hari saya minta istirahat di rumah.”
PESAN TENDA
Menyusul pencekalan ke luar negeri, Angie disebut tengah ke luar kota. Rumah politisi Partai Demokrat ini juga sunyi senyap.
Diketahui, Angie bermu-kim di Perumahan Taman Cilandak, Jalan Taman Cilan-dak II Blok E nomor 14, Ci-landak, Jakarta Selatan.
Pada pukul 10.00 WIB, mobil Toyota Fortuner war-na hitam bernomor polisi B 1807 DS dan mobil Toyota Vellfire warna putih nomor polisi B 999 NGI mening-galkan rumah Angie.
“Ibu (Angie) sedang di luar kota. Saya juga tidak tahu ke mana,” kata seorang pe-rempuan, pembantu rumah tangga Angie. Perempuan itu lalu bergegas masuk ke dalam rumah.
Sejam kemudian, sebuah truk yang mengangkut ten-da pesta tiba di rumah Putri Indonesia 2001 itu, pukul 11.00 WIB. “Ini yang pesan Ibu Angie, katanya untuk peringatan satu tahun sua-minya,” kata sopir truk. Suami Angie, Adjie Massaid, wafat pada 5 Februari 2011.
Tenda dan perlengkapan diturunkan dan dimasuk-kan di halaman depan ru-mah Angie. Tidak ada akti-vitas yang tampak dilaku-kan di rumah Angie. Rumah mewah berlantai dua itu tertutup rapat.
Ada tiga mobil terpakir di garasi rumah Angie. Mobil-mobil itu yakni mobil Toyota Harrier warna hitam nomor polisi B 1230 SJD, Mercedes Benz warna hitam B 1202 WAA dan Toyota Kijang Innova warna hitam nomor polisi B 189 YC. Mobil Toyota Vellfire yang semula mening-galkan rumah kini datang dan masuk lagi sekitar pukul 14.30 WIB.(dtc/tmi)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin