|
|
Alamat:
Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38,
Manado
Telp: (0431) 879799
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431)
879790 (Marketing)
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Kota Bitung dan Sekitarnya
|
04 Februari 2012
|
Lomban Bakal Tinjau Proses Belajar di SMP Kristen
Bitung, KOMENTAR
Wakil Walikota Drs Maximilian Jonas Lomban SE MSi
mengatakan akan segera turun lapangan dalam mengecek
kebenaran siswa yang tidak menikmati ruang belajar
sebab tiga ruang kelas baru yang merupakan proyek
DAK Dikpora tahun 2011 belum juga rampung.
Lomban mengatakan kendati proyek ini belum
dilanjutkan, namun setidaknya pihak Dikpora harus
segera melakukan tindakan secara darurat dalam
memaksimalkan adanya pembelajaran siswa di setiap
sekolah yang belum rampung tersebut. “Memang hal ini
saya sudah ketahui lewat media massa. Untuk itu saya
akan mengecek secara langsung untuk mencari jalan
keluar dalam permasalahan ini,” pungkasnya.
Sementara itu CV Jireh-EL yang dituduh sebagai
kontraktor yang mengerjakan proyek pembangunan di
SMP Kristen Tumou Tou Bitung akhirnya angkat bicara
soal adanya pembangunan proyek di sekolah tersebut.
Menurut Direktur CV Jireh-El, Frans Bato ST bahwa
dirinya tidak melakukan pembangunan proyek di SMP
Kristen tumoutou melainkan hanya di SMP Kristen
Bitung di Kelurahan Bitung Tengah yang bersumber
dari DAK Diknas 2011 yang dikelola Dikpora Bitung.
“Tidak benar kami mengerjakan proyek di SMP Kristen
TumouTou. Yang benar proyek yang kami kerjakan yakni
rehab ringan di SMP Kristen Bitung, dengan anggaran
Rp 45 juta dan proyeknya hanya dikerjakan dalam
waktu dua minggu,” terang Bato.
Dihubungi terpisah Kepala Sekolah SMP Kristen Tumou
Tou Bitung, Hetty Lengkong, ketika dikonfirmasi
membenarkan pernyataan Direktur CV Jireh-El Frans
Bato ST. Menurutnya, yang mengerjakan proyek
renovasi tiga ruangan di SMP Kristen Tumou Tou
Bitung adalah CV Budi Jaya Lestari yang bersumber
dari Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur
Daerah (PPID) dengan anggaran diperkirakan sebesar
Rp 80 juta . “Proyek pembangunan tiga ruangan
tersebut bukan ber-asal dari DAK Diknas 2011, tapi
diambil dari dana PPID,” terang Lengkong.
Lanjut dikatakan Lengkong, sebagai kepsek tidak
pernah dilibatkan dalam pengerjaan proyek ini. “Saya
hanya sekali ketemu dengan pelaksana proyek, itupun
pada akhir Desember tahun lalu. Dan saya tidak
dilibatkan dalam proses administrasi,” akunya.(nan)
LPSE Pemkot Siap Laksanakan Tender Internet
Bitung, KOMENTAR
Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) oleh
peme-rintah pusat, membuat Pemkot Bitung menyatakan
siap untuk melaksanakan tender secara elektronik.
Dikatakan Ketua Tim LPSE Pemkot Bitung, Drs Adri
Supit, sarana prasarana dari LPSE ini sudah tersedia
seperti computer dengan dilengkapi internet sistem.
Ditanya kapan pelaksanakan tender proyek secara
elektronik ini, Supit mengatakan saat ini masih
menunggu kesiapan dari masing-masing SKPD untuk
mengikuti tender via internet ini. “Panitia tender
di masing-masing SKPD sudah dilantik untuk kesiapan
dari pelaksanaan dari LPSE ini,” ujar Supit. Kendati
demikian dalam pelaksanaan dari tender proyek ini di
masing-masing SKPD, dari 100 persen, 40 persen harus
melalui tender via internet di LPSE. “Sedangkan
sisanya bisa melalui manual,” tukasnya sembari
berharap agar seluruh SKPD secepatnya untuk
menyiapkan tender melalui LPSE.(nan)
Klenteng Seng Bo Kiong Diserbu Ratusan Turis
Bitung, KOMENTAR
Klenteng Seng Bo Kiong Bitung, Jumat (03/02)
kemarin, ternyata mengundang daya tarik bagi
kalangan turis yang datang dengan menumpang kapal
Spirit of Adventure.
Pantauan harian ini, sekitar pukul 12.00 WITA
kemarin, ada 120 turis asing yang melihat ke-unikan
dari klenteng tersebut. Para turis asing sangat
kagum dengan keberadaan klenteng di Bitung tersebut.
Usai mengunjungi Klenteng Seng Bo Kiong, ratusan
turis langsung bertolak menuju di lokasi-lokasi
wisata di Bitung.(nan)
Lembut dan Maesa Mulai Gelar Musrembang
Bitung, KOMENTAR
Untuk menjadwalkan rencana kerja di tahun 2013,
Pemkot Bitung melalui Kecamatan Lembeh Utara
melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan
(Musrembang) yang dipimpin Camat Frangky Ladi SSTP,
Jumat (03/02) kemarin.
Banyak yang diusulkan oleh kalangan warga setempat
yaitu terkait pengamanan laut, seperti talud dan
pemecah ombak yang harus menjadi perhatian serius
bagi Pemkot Bitung. Selain itu, faktor jalan dan
saluran air serta renovasi kantor lurah dan
pengadaan kantor UPTD Dikpora dan pengadaan balai
pertemuan umum kecamatan dan beberapa harapan demi
kemajuan dari Lembut ini
Camat Frangky Ladi SSTP mengatakan bahwa hal ini,
akan menjadi catatan untuk disampaikan kepada
walikota agar di tahun 2013, Kecamatan Lembut sudah
sangat maju menyamai kualitas pembangunan dari kota
daratan yang ada. Hadir dalam acara tersebut Kabag
Pembangunan Drs Adri Supit dan beberapa perwakilan
dari PU dan Bappeda serta tokoh-tokoh masyarakat dan
perangkat kelurahan.
Kegiatan Musrembang juga dilaksanakan Kecamatan
Maesa. Menurut camat Maesa S Mandak, tujuan
pelaksanaan Musrembang adalah dalam rangka untuk
mengumpulkan data dan aspirasi di lapangan atau di
setiap kelurahan berkenaan dengan program
pembangunan, pemerintahan dan kemasyarakatan serta
hal-hal lain yang perlu segera dilakukan pembenahan
menyangkut kepentingan dan kebutuhan publik.
“Juga berbagai permasalahan yang belum diselesaikan
sehingga diharapkan ajang ini akan pula berfungsi
sebagai media evaluasi program yang telah
dilaksanakan di tahun yang lalu,” ujar Mandak.(nan)
|
|