|
|
Alamat:
Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38,
Manado
Telp: (0431) 879799
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431)
879790 (Marketing)
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Otonomi dan Suksesi
|
19 September 2011
|
|
Lintas
Berita Otonomi dan Suksesi
|
Camat Dimembe Dituding Kampanyekan Parpol
Airmadidi, KOMENTAR
Camat Dimembe, Dra Susan Katuuk, dituding telah
meng-kampanyekan partai politik (parpol) dan
legislator tertentu secara terang-terangan. Hal
tersebut terjadi saat legislator Minut dari dapil
dua melakukan reses di Desa Matungkas, Kecamatan
Dimembe. Di mana dalam kegiatan yang dihadiri warga
tersebut, Katuuk menga-takan kalau dana rahabilitasi
balai desa bisa diperoleh ka-rena perjuangan
legislator ter-tentu di Dekab Minut. “Karena itu,
perhatikan baik-baik mereka ini dan pada kali
berikut pilihlah mereka,” tukasnya.
Hal tersebut sontak membuat anggota Dekab Minut lain
yang turut melakukan reses kecewa. Bahkan, Hendry
Walukow, Vonny Wullur, dan Fenny Pangemanan langsung
meninggalkan lokasi reses. “Sangat tidak etis camat
menyatakan hal seperti itu, apa-lagi menggunakan
seragam PNS dan failitas milik pemerintah,” kata
warga yang hadir seraya mengancam akan melaporkan
tindakan Katuuk ke Bupati Minut Drs Sompie Singal.
Sementara anggota dewan lain dengan sinis mengatakan
kalau memang itu reses dari partai politik (parpol)
tertentu mereka pasti tidak hadir.
Namun demikian, Katuuk ketika dikonfirmasi, Kamis
(11/08) kemarin, membantah kalau dia mengkampanyekan
parpol atau anggota dewan tertentu. “Saya hanya
diminta oleh salah satu anggota dewan untuk
mem-bacakan bahwa dana reha-bilitasi balai desa itu
didapat karena turut diperjuangkan anggota dewan.
Saya justru menetralisir dan menyatakan itu
perjuangan semua anggota dewan bukan, hanya satu dua
orang saja, dan saya tidak per-nah menyebut nama
parpol,” katanya tegas.
Dia mengakui mungkin sudah salah karena menyampaikan
apa yang dimintakan anggota dewan itu, namun dia
sendiri merasa seperti maju kena mundur kena. “Terus
terang hal ini sudah saya klarifikasi lang-sung ke
Pak Bupati supaya ti-dak memunculkan opini bahwa
saya sudah jadi juru kampanye orang atau partai
tertentu. Mo-hon jangan dipolitisir,” katanya lagi.
Sementara itu, Ketua Komisi A Dekab Minut, Hendry
Walu-kow menyatakan akan mem-bawa masalah ini ke
Komisi A apabila Bupati selaku atasan tidak
menyikapinya.(gra)
|
|