|
|
Alamat:
Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38,
Manado
Telp: (0431) 879799
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431)
879790 (Marketing)
|
|
![]() |
![]() |
|
Berita
Minahasa Tenggara
|
04 Februari 2012
|
|
Lintas Berita
Minahasa Tenggara |
Persmitra Siap Tempur di Divisi 3
PERSATUAN Sepakbola Minahasa Tenggara (Persmitra)
siap berlaga di kompetisi PSSI Divisi 3 Rayon Sulut
di Stadion Klabat Manado, mulai pekan depan. Menurut
Manajer Persmitra Ir Elly S Sangian ME, setelah
melalui persiapan yang panjang tibalah saatnya tim
kebanggaan daerah pemulihan ini siap berlaga di
kompetisi resmi PSSI melawan daerah lainnya di
Sulut.
“Kami siap berlaga di kompetisi divisi 3 rayon
Sulut,” kata Sangian yang didampingi Divisi Hubmas
Tommy Hamel SIK.
Persiapan yang dilakukan selama ini telah berjalan
dengan baik tidak lepas dari peran Ketua Umum PSSI
Mitra Ibu Telly Tjanggulung dan Ketua Harian Tonny
Lasut AmTm. “Tim dalam kondisi siap tempur, karena
itu kami memohon dukungan masyarakat Mitra di
manapun berada. Dukungan tersebut bisa berupa doa,
dana, dan datang langsung menonton di stadion
Klabat,” ungkap Sangian yang juga Kepala Dinas
Kelautan dan Perikanan Mitra ini. Pelatih Kepala
Yudha Gahung SPd mengatakan, sesuai rencana jelang
pertarungan tim kebanggaan Mitra ini akan melakukan
uji coba lapangan Stadion Klabat, Sabtu (04/02) hari
ini. “Sudah ada persiapan,” kata Yudha.(ftj)
Pelabuhan dan Pelelangan Ikan Hadir di Mitra
Ratahan, KOMENTAR
Jika semua proses berjalan de-ngan lancar, maka
dalam waktu yang tak lama lagi, Kabupaten Minahasa
Tenggara akan memi-liki pelabuhan dan pelelangan
ikan (PPI). Hal ini karena pro-posal pembangunan
pelabuhan dan pelelangan ikan tersebut dari Pemkab
Mitra sudah ma-suk ke pemerintah pusat dan sementara
dalam kajian.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Mitra,
Ir Elly Sangian ME menjelaskan, proposal tersebut
selain sudah masuk dan sementara dikaji pe-merintah
pusat, juga sudah ada tindaklanjutnya, di mana
se-mentara dilakukan Detail Engi-neering Design
(DED) dan Feasi-bility Study (FS) oleh tim ahli.
“Proposal untuk pembangu-nan pelabuhan ikan sudah
di-ajukan sejak dari 2011 lalu, di mana lokasi yang
kita ajukan menjadi tempat pembangunan pelabuhan
perikanan tersebut yakni di wilayah Bentenan
Ke-camatan Pusomaen. Anggaran-nya mencapai Rp 29
miliar ka-rena akan dilengkapi dengan tempat
pelelangan ikan,” kata-nya kepada sejumlah wartawan,
Jumat (03/02) kemarin.
Kehadiran pelabuhan perika-nan, kata Sangian menjadi
se-buah kebutuhan bagi masyara-kat. “Kondisi
geografis Mitra yang terdiri dari wilayah pesisir
membuat banyak warga yang berprofesi sebagai
nelayan. Maka perlu diadakan dan diba-ngun fasilitas
yang mendukung mata pencaharian masyarakat antara
lain PPI,” terangnya.
Kalau proposal pembangu-nan pelabuhan ikan plus
pe-lelangan ikan ini dapat dise-tujui, tambah
Sangian, pihak-nya akan mengurus soal ang-garannya
dan nanti akan dipi-kirkan apakah akan dibuat dalam
satu tahun anggaran, atau menjadi proyek multi-years
yang dibuat bertahap beberapa tahun anggaran.(ftj)
BLHKP Tambah Tempat Sampah di Ratahan
Upaya mempercantik wajah Kota Ratahan sebagai
ibukota Kabupaten Minahasa Tenggara terus dilakukan.
Antara lain adalah soal perhatian terhadap sektor
kebersihan yang menjadi salah satu faktor utama
penentu keasrian dan wajah kota. Terkait ini, Pemkab
Mitra melalui instansi teknis terkait yakni Badan
Lingkungan Hidup, pertamanan dan Kebersihan (BLHKP)
Kabupaten Mitra, akan menambah jumlah tempat sampah
di Ratahan.
“Ini untuk memenuhi dan mengimbangi kebu-tuhan
masyarakat, karena dengan mobilitas warga yang
semakin tinggi, maka produksi sampah juga semakin
meningkat. Kita merasa perlu ada pe-nambahan jumlah
tempat sampah dari yang sudah ada saat ini,” ujar
kepala BLHKP Mitra, Ir Dennij Porajow MSi kepada
sejumlah wartawan.
Kebersihan, lanjut Porajow, memang menjadi salah
satu fokus perhatian Pemkab Mitra, karena selain
untuk penampilan Ratahan sebagai Ibukota Kabupaten
pemulihan tersebut, juga karena Pemkab juga
berkeinginan untuk meraih adipura sebagai supremasi
tertinggi di bidang kebersihan tingkat nasional.
“Dan upaya menuju itu harus di-lakukan tak dengan
tiba-tiba tetapi melalui proses dan tahapan. Apa
yang kita lakukan saat ini juga dalam rangka itu,”
tukasnya. Porajow pun berharap supaya masyarakat
dapat mendukung program Pemkab ini dalam upayanya
meningkatkan ke-bersihan dan bahkan usaha meraih
adipura ter-sebut. “Tak perlu dengan hal-hal besar,
tetapi cukup dengan hal-hal sederhana, antara lain
membuang sampah pada tempatnya, serta yang tak kalah
penting adalah menjaga dan memelihara fasilitas
kebersihan yang tersedia,” pungkasnya.(ftj)
|
|